Siapa yang tak tau dengan buah biji diatas yaitu jengkol dengan nama latin (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringa, Pithecellobium jiringa, dan P. lobatum) atau jering adalah tumbuhanTenggara, ciri jengkol adalah Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Dan jengkol ini dapat mengandung bau yang tak sedap pada setelah dicerna oleh tubuh mengeluarkan urin bau tak sedap.
Jengkol ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes dan lain-lain. Biji jengkol dapat dimakan segar ataupun diolah. Olahan paling umum adalah disemur, dan dikenal oleh orang Sunda sebagai ati maung atau "hati macan". Jengkol dapat pula digoreng dengan balado atau dijadikan gulai. Setelah diolah, jengkol akan mengeluarkan aroma khasnya yang bagi sebagian orang dianggap dapat menggugah selera dan memiliki citarasa yang khas; sedikit kelat dengan tekstur agak liat.
Selain disemur, biji jengkol juga dapat dibuat menjadi keripik seperti halnya emping dari melinjo dengan cara ditumbuk atau digencet hingga pipih, dikeringkan, kemudian digoreng. Efek negatif bau jengkol yang menyengat dapat dikurangi dengan perendaman atau perebusan.
RESEP Jengkol Balado
- jengkol 250 gr
- Bawang merah 4 buah
- Bawang putih 3 buah
- Cabe merah 10 buah
- Kemiri 1 0ns
- Cabe Rawit secukupnya
- Garam secukupnya
- Gula secukupny
Langkah 1
Rebus Jengkol hingga matang tidak mengeluarkan bau tak sedap dari jengkol,Lalu bersihkan jengkol dari rebusan tersebut
Langkah 2
Bawang merah,bawang putih,cabe merah,cabe putih semua bahan tersebut haluskan dan setelah itu tumis himgga matang dan harum, tambah garam,dan gula
- Langkah 3Masukkan jengko ke dalam wajan serta tumisan dan aduk jadi satu samapai merata,lalu angkat dari wajan dan hidangkan.

Komentar
Posting Komentar